Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

PEMANFAATAN TEKNOLOGI VR ( Visual Reality) UNTUK PROMOSI DESA WISATA

Administrator 30 Januari 2025 Dibaca 553 Kali

Teknologi realitas virtual (VR) telah membawa perubahan besar dalam cara orang mengalami pariwisata. Dengan menggunakan perangkat VR, wisatawan dapat merasakan sensasi seolah-olah mereka berada di tempat wisata tanpa harus meninggalkan rumah. Misalnya, mereka bisa berjalan di sepanjang pantai yang indah, mengunjungi museum terkenal, atau bahkan menjelajahi kota-kota bersejarah hanya dengan bantuan headset VR. Pengalaman ini sangat nyata karena didukung oleh visual 360 derajat dan audio 3D, menciptakan ilusi kehadiran yang sangat kuat.

Selain itu, realitas virtual memungkinkan wisatawan untuk mengunjungi tempat-tempat yang mungkin sulit dijangkau karena alasan biaya, jarak, atau kondisi geografis. VR juga memungkinkan orang merasakan pengalaman yang unik, seperti tur ke situs-situs bersejarah yang mungkin tidak lagi dapat diakses oleh publik, atau eksplorasi alam liar tanpa risiko fisik. Teknologi ini memberikan sensasi perjalanan yang aman, nyaman, dan mendalam, tanpa harus meninggalkan kenyamanan rumah.

Penggunaan dalam Promosi Pariwisata

Teknologi realitas virtual (VR) telah menjadi alat yang sangat efektif dalam mempromosikan destinasi wisata. Banyak agen perjalanan, hotel, dan destinasi wisata kini memanfaatkan VR sebagai cara menarik perhatian calon wisatawan. Pengalaman visual dan interaktif yang ditawarkan oleh VR dapat memberikan gambaran yang lebih mendalam dan realistis tentang tempat yang dipromosikan, sehingga memotivasi calon wisatawan untuk mengunjunginya. Desa Tua Sebagai salah satu destinasi wisata yang baru terbentuk, memanfaatkan teknologi VR untuk media promosi mengingat kemajuan teknologi yang terus berkembang.

gambar: ilustrasi

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

24.9% Realisasi

APBDes 2026 Pelaksanaan

Rp 2.819.301.455,90 Rp 703.412.376,69
Pendapatan 27.57%
Realisasi: Rp 378.377.382,74 Anggaran: Rp 1.372.581.000,00
Belanja 16.32%
Realisasi: Rp 230.114.266,00 Anggaran: Rp 1.409.650.727,95
Pembiayaan 256.06%
Realisasi: Rp 94.920.727,95 Anggaran: Rp 37.069.727,95
27.6% Realisasi

APBDes 2026 Pendapatan

Rp 1.372.581.000,00 Rp 378.377.382,74
Hasil Usaha Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 10.000.000,00
Dana Desa 60%
Realisasi: Rp 173.553.000,00 Anggaran: Rp 289.255.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 292.709.000,00
Alokasi Dana Desa 33.31%
Realisasi: Rp 176.400.000,00 Anggaran: Rp 529.617.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 101.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 19.4%
Realisasi: Rp 28.050.000,00 Anggaran: Rp 144.600.000,00
Bunga Bank 7.49%
Realisasi: Rp 374.382,74 Anggaran: Rp 5.000.000,00
16.3% Realisasi

APBDes 2026 Pembelanjaan

Rp 1.409.650.727,95 Rp 230.114.266,00
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 22.71%
Realisasi: Rp 199.504.266,00 Anggaran: Rp 878.384.627,95
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 10.83%
Realisasi: Rp 24.610.000,00 Anggaran: Rp 227.219.000,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 130.986.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 140.500.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 18.43%
Realisasi: Rp 6.000.000,00 Anggaran: Rp 32.561.100,00